foto

SEMUA TENTANG CINTA

Senin, 08 Maret 2010

Perselingkuhan yang terindah adalah perselingkuhan yang tidak pernah terjadi.

Mutiara buat adik ku



Carilah seorang pria yang memanggil mu cantik, bukan hot / sexy
Yang menelepon kembali ketika kamu menutup telpon
Yang mau tiduran di bawah bintang dan mendengar detak jantungmu
Atau mau tetap terbangun untuk melihatmu tidur
Tunggulah seorang laki-laki yang mencium dahimu
Yang mau memamerkan dirimu pada dunia ketika kamu sedang keringetan
Yang menggenggam tanganmu di depan teman-temannya
Yang menganggap kamu tetap cantik tanpa riasan
Seseorang yang selalu mengingatkan kamu, betapa besar kepeduliannya padamu
dan betapa beruntungnya dia memilikimu
Seseorang yang berkata pada temannya;Dialah orangnya…

JIKA CINTA...



Jika cinta…
takkan ada kata “apa yang dia berikan?” karena cinta “apa yang aku berikan?”
takkan ada kata “apa dia memahamiku?” karena cinta “apa aku memahaminya?”
takkan ada kata “apa dia terbaik buatku?” karena cinta “apa aku terbaik buatnya?”
takkan ada kata “apa dia kan selalu setia?” karena cinta “apa aku kan selalu setia?”
Cinta bukan diriku, tetapi dirinya…
takkan ada kata “dia selalu menyakitiku!” karena cinta “apa aku pernah menyakitinya?
takkan ada kata “apa dia mencintaiku” karena cinta “apa aku mencintainya?”
Cinta bukan “aku”, tetapi “dia”
kenapa terus bertanya “apa dia bisa membahagiakanku?”
lalu, apa kau sudah membahagiakannya?
cinta sadar mungkin takkan ada kata “aku bahagia”
sebelum kata “dia bahagia”
CINTA SEJATI ADALAH...


ketika engkau tertawa oleh hal yg tidak lucu karenanya..

Ketika engkau sangat bahagia dengan hal kecil yg sangat sepele karenanya..

ketika ia dapat membuat air matamu jatuh dengan sendirinya..

Ketika engkau menerima dia seperti adanya dirinya..

Ketika kamu memaafkan sebelum dia memintanya..

Ketika kamu mencintai tanpa mengharapkan balasannya..

Ketika kamu menunggunya meski dia tidak tahu..

Ketika kamu mengharapkannya meski dia tidak menginginkanmu..

Ketika kamu memberi apa yg tidak kamu miliki..

Ketika kamu menerima apa yg tidak km sukai darinya..

Ketika tiap detik pikiranmu slalu kepadanya..

Ketika engkau hatimu tlah tertutup untuk orang lain..

Ketika hatimu berikrar untuk bersama dia selamanya..

Ketika engkau tetap mencintainya tak kenal waktu..

Ketika engkau menangis melebihi tangisannya..

Ketika engkau bahagia bila dia telah bahagia..

Ketika engkau mencintai hingga detik terakhir hidupmu..

Dengan atau tanpanya..
Sampai hari terakhirmu..

Jumat, 05 Maret 2010

TERIMAH KASIH

Terima kasih atas duri mawar yang kau taruh di hatiku,
sehingga dalam setiap tarikan nafasku,duri itu selalu menyayat hatiku.
Terima kasih atas mimpi buruk yg kau hadiakan untuk ku,
sehingga dalam setiap tidurku,mimpi itu selalu menghantuiku.
Terima kasih atas obat virus yang kau suntikan dalam tubuhku,
sehingga setiap kali aku mau bangkit berjalan,virus itu selalu melumpuhkanku
Terima kasih atas jalan yang kau pilih tuk ku lalui,
sehingga tiap kali ku lalui jalan itu,selalu membawaku pada kebuntuan.....!!!!!

semuanya percuma



"Jika nanti q pergi......................
jangan ada tangisan untukku................
Jika nanti q tak di sini lagi...............
jangan ada penyesalan untukku.................
Karena terlalu lama q disini menungggu kata simpati mu
karena terlalu lama q berharap empati dirimu nmun tak pernah ku dapati..............
Tak satu jua yg peduli..........sipakah diriku ini...............????????????????tak pernahpun kau bertanya.................mengapa diri ini.............???????????????hati sesak terhempit....................Tiada tempat curahan......................

kau tutup pintu hatimu untuk semua tentang diriku............
dalam kesedihan,tangisanku bersampul senyuman
dalam kehancuran,kepedihanku bersampul tawa...........
Bukan q mengibah
bukan pula q q dramatis.....................
tapi q hanya berandai.................
ku ingin menjauh dari sini
sesungguhnya,dunia ini bukan untuk ku............

Seandainya dalam tubuhku yg terbaring kaku,tangisan,takan lagi dapat ku artikan,,,,,,,,,,
penyesalanpun takan dapat ku maknai lagi.............karena saat itu,q bukan diriku lagi............
semuanya percuma karena sudah terlalu lama q di sini menunggu................

Ku pergi,,,,,,,,
membawa impian yg tak sempat ku bangun............
Ku pergi............
membawa harapan yg tak sempat ku gapai.....
ku pergi jauh membawa kegalanku dan keputus asahanku karena ku tak mau dunia menertawakan kebodohanku................karena kutakmau dunia mempermainkanku lagi...............

Kini ku pergi dan biarkan q pergi,karena ku tak mau membutku resah akan hadirku...........
Apa yg tak sempat kau ucapkan..............biarlah tersimpan terus dalam hatimu...............Apa yg tak sempat kau perbuat.............biarlah terus kau tutup dalam kalbumu.............
karena apapun yg akan kau perbuat,semuanya sudah percuma............

bertahan dan menang



Ketika ku menyadari arti kehidupan,
ku berlari mengejar impian....
tapi ternyata dalam pelarianku,aku telah menyinggahi beberapa perteduhan hati yg mengikat rasa dan kakiku tuk terus beranjak menjemput impian...
cinta yg salah,,,,,
rasa yg keliru,,,,,
dan kebahagian yg semu membuatku terjebak oleh semua itu....
ku coba tuk belajar dari masa lalu,namun anehnya aku selalu saja jatuh dan jatuh pada lobang yg sama.........

saat hatiku kosong,seringkali q merenung dan menangisi hidup ini..........
akan begini teruskah jalan hidup ku????????
q luluh tuk berasah.....
tapi karena kisi-kisi kehidupan,q harus mampu bertahan dalam kondisi dan situasi apapun...

dalam pertemuan,kadang kita harus di pisahkan walau perpisahan tak pernah menjadi pilihan kita..
namun kenanganlah yg selalu mendekatkan kita...........

Q sering takut memikirkan arti kehidupan itu sendiri karena kabur dan penuh tanda tanya.............
pada saat kita berada di persimpangan jalan
saat kita harus menentukan jalan hidup
kita lupa bahwa kita tidak di lahirkan untuk hari kemarin tapi untuk hari esok
Tapi................
dalam situasi apapun,,,,Q akan tetap bertahan dan menang walaupun dalam penderitaan

adakah satu cinta untukku????


Adakah satu cinta yang tulus untukku,yang selalu hadir menemaniku di kala sepi?????
Adakah satu rindu untukku,yang selalu menantiku meskipun terpisahkan oleh waktu????
Adakah satu harapan di hati,yang selalu ada untuk menanti dan mengharapkanku???
Jika cinta itu memang ada untukku,di manakah ia dapat ku temukan?????
Jika penantian itu ada untuku,siapakah dia yang dapat menantikanku???
Jika harapan itu memang ada,siapakah dia yang selalu mengharapkan cintaku???
N A M U N.................
Jika semua hanyalah mimpi dan anganku,biarlah itu menjadi penghibur tuk mengobati kesepian hatiku

cara mencintai



Jika kamu mencintai seseorang,maka cintailah dia dengan cara bagaimana dia mau di cintai bukan dengan cara bagaimana kamu mau mencintai
Dan janganlah mencintai dia karena dia cantik atau cakep tapi jadikanlah dia cantik atau cakep karena kau mencintainya.....

cinta sedarah



Kau dan aku sedarah,namun mengapa ku miliki simpati yg besar untukmu
dan rasa yg bermakna dalam untukmu??
sedangkan ku tahu dalam darahmu dan darahku masih mengalir dari satu titik yg sama...
Ku mencintaimu secara diam-diam
ku mengintipmu,membelaimu dan memujamu di balik celah terkecil di sudut hatiku
Ku mencintaimu di bawah vonis terlarang
di bawah materai dosa
namun sungguh persaanku tak mampu lagi tuk ku bohongi
Ku membelenggu rasaku,ku tutupi mata hatiku tentang cinta ini
namun tak ku sadari kalau cinta itu dapat menembus ruang dan waktu
Kumati-matian menahan diri agar tidak terjatuh dalam mimipi yg keliru namun,,,
mata tak dapat mengkhianati hati akhirnya ku tertidur juga dalam impian dan anganku yg entah kapan aku terbangun
.........Sehingga,ketika kamu tertidur,matakulah yg tertutup
Ketika kamu menagis,air matakulah yg mengalir..........

MAAFKAN AKU


Kasih.....
maafkanlah aku atas perpisahan ini
sejujurnya,ku tak menginginkan perpisahan ini terjadi
ku akui,cinta di hatiku tak pernah padam untukmu
dalam hatiku,selalu ku sediakan tempat untukmu,tempat yg takan pernah tergantikan
namamu,takan pernah ku biarkan usang di koyak waktu......
seandainya,air mata adalah diriku,ku ingin lahir dari matamu,hidup di pipmu dan mati di mulutmu
namun jika dirimu adalah airmata itu,ku tak ingin kau keluar dari mataku karena ku tak ingin kehilangan kamu
kasih.....
impian terindahku adalah hidup bersamamu dalam keabadian cinta
namun,kalau takdir berkata lain,apalah dayaku??????
Kasih.....
perpisahan ini memang menyedihkan buatmu,
namun seribu kali lebih menyakitkan untukku
tangisan air matamu,tak tersirat tangisan hatiku
takdir selalu mempermainkan manusia,tak peduli seberapa sakitnya yg kita alami
kasih....
kini jalan yg kita lalui tak lagi searah,tapi tetaplah jalani
perpisahan ini memang mengorbankan kita berdua,
Namun,,,,,
kita juga harus menyadari bahwa mungkin pada nasib kita berdua,tidak tertulis adanya garis pertemuan..........!!!!

rintihan buat mama


Mama....
saat ini,di malam ini,kulihat sejuta bintang di langit sana
ku lihat kemegahan,ku lihat kilauan dunia ada padanya
tapi mama,,ku tak memintamu tuk mendakinya buatku
ku tak memintamu tuk mengambilnya untukku
karena bukan itu yang membuatku riak,bukan itu yang membuatku sorak..sungguh bukan itu mama
Mama oh mama,,,,,
tak setinggi gunung yang ku pinta,tak sedalam laut yang ku mau namun hanya satu yang ku ingin,,,
mama,,mengertilah aku....
Mama,,,,
adakah mama pahami kalau apa yang ku jalani saat ini adalah sebuah Keterpaksaan??????

lelaki berpayung senja


"hari ini...........
saat petang mulai berakhir,dan kidung adzan mulai bergema,,
di tepian pantai,ku berjalan,menyusuri jeja kaki yang tak bertuan
di kejauhan sana,,,,,
sebuah sosok yg tak ku kenal
duduk dalam diam yg panjang,dengan tatapan tanpa makna....
Ku dekati,,kupandang dirinya,,tapi dia tak rasa akan hadirku,seolah dan mungkin benar kita berada dalam waktu dan dimensi yg berbeda,walau sekarang kita bersama,,,berdua......
Ku lihat dalam matanya,,
ada nuansa teduh di sana
duka lara tersimpan rapi kian terkikis duka masa lalu........
Duka dan lara yg tersimpan dalam diam yg dalam,,
kini kulihat semuanya keluar dari matanya,,
membasahi,dan mengurapi wajahnya yg syaduh namun tetap dalam gelagat diam..
wajah ini,,seperti pernah ku kenal,,tapi di mana???
duka dalam dirinya,,seperti pernah ku lihat,tapi kapankah??
air matanya sudah tak asing lagi bagiku,tapi siapa????

Mungkinkah,,,ku tak mampu lagi tuk kenali diriku senndiri???

BERTEMAN SEPI


Sambil menyeberangi malam,,ku dendangkan nyanyian duka,
Sambil mendaki hari,ku bunyikan nafiri ratapan,
ku bawakan,ku alunkan di setiap hembusan kalbu dan di setiap peristirahatan zaman...
kan ku buktikan pada alam,bahwa diriku berkeluh kesepian seperti teriakan kerinduan begitulah caraku berteman sepi..............
Ku bawakan tari-tarian dalam kesunyian malam,membahana dan memancar ke segala nurani hati biar semua tahu,, dalam malam selalu ada impian dan hati yang bicara...
dalam malam q bernyanyi,dalam sunyi q berhikayat tentang cinta,impian dan diriku yang berteman sepi..
Dalam malam q berteduh,,,,,
Dalam sunyi q bergumul,,,,
Karena malam.......
Sunyi.........
dan Q.......
adalah SATU...................

Kamis, 04 Maret 2010

doaku


YA TUHAN,,,,Q TDK MEMINTA BRJALAN DI JALAN YG RATA ATAUPUN MNANGGUNG BEBAN YANG RINGAN,,Q BRDOA MEMOHON KEKUATAN DAN KEBERANIAN UTK MENDAKI JALAN YG PENUH BEBATUAN....BERI Q KBERANIAN SEHINGGA Q DPT MELALUI PUNCAK YG TERBERAT SEORANG DIRI,DAN MENGUBAH STIAP BATU SANDUNGAN MNJADI BATU PIJAKAN..!!!!

Tuhan aku percaya


TUHAN,,,,BERAPA LAMA LGI Q HRUS DI JALAN INI???AKANKAH JALAN YG MEMUTAR INI AKN BERUJUNG???BERILAH QKETABAHAN;BERILAH Q KEYAKINAN BAHWA SEMUA INIAKN INDAH PDA WAKTUNYA.BAPA,,,Q TDK MEMAHAMI ENGKAU NMUN Q PERCAYA PDA KASIH DAN JANJIMU...!

kidung di batas senja


""Puisi ini lahir dri mata hati yg merapatkan dirinya pd setiap tikungan jiwa,ia mengurai diri dlm keheningan yg sllu berucap lirih mberikan suara yg trbaik dlm stiap kerinduan jiwanya.ia takzim pada gagasan yg memberinya sepetak iman agar sllu bersujud mnsyukuri arti cinta.ia khusyu berjingkat dlm gelagat hakikat,setiap katanya sllu rebah dlm jedah yg mbuat makna,kmbali menemukan arah dlm setiap langkahnya.....Barangkali,senja tlah berjatuhan menyusuri tepi-tepi kaligrafi batinnya yg sepi,dan stiap kali keletihan merayapi dedaunan usia,kenanganpun bergumam"Kehidupan akn mengajarkanmu menyusuri reruntuhan air mata"....Kemudian,terhimpunlah suatu doa yg terangkum dari cawan-cawan yg di penuhi oleh aura kebijaksanaan tatkala kalbu bergegas menuruni sang waktu........."

kemenangannya kekalahan terindahku


"Kini,,,,,,,,Fajar musim lalu telah melipat jubah musim dinginnya,dan di antara bebatuan,terulang lagu"Keabadian"yg terpancar dri hati sang alam seperti buih dri hati lautan..Wahai sang dewi yg menebarkan butir-butir kebahagian,semaikan dlm jiwaku benih cinta,,cinta yg tak terbatas ruang dan waktu dan tak terukur luasnya semesta,cinta yg selalu berkembang melebihi roh cinta itu sendiri..tanamkanlah di jantung jiwaku,sebagaimana tulang rusuk di ciptakan,rahasia Kesuciannya kan tetap q pertahankan hingga akhir batas kematian,,"KARENA KEMENANGANNYA,ADALAH KEKALAHAN TERINDAH BUATKU''

lelah


"lelah sudah q berjalan dalam pencarianku...lelah sudah q berjalan dalam perjalanan panjangku......jalan yg ku kira akan berujung ternyata masih panjang dan berlekuk...haruskah q berhenti di sini????haruskah q berhenti di tengah jalan ini???sedangkan di sini,,tidak ada tempat persinggahan atau tempat perteduhan bagiku...namun,,haruskah q terus berjalan menyusuri jalanan ini???sedangkan q tk mampu lagi untuk berjalan..jangankan berjalan,,menengadah ke langitpun q sudah tak mampu,,,ku tak thu harus bgaimana???Berteriak????menagis????semunya percuma karena q thu klu saat ini q sendiri,,, dan perjalananku ini sdh terlalu jauh dari segala pinta dan harap...."

bentuklah aku Tuhan


"Ya Tuhan,,,berilah q keberanian dan kekuatan dalam menghadapi setiap cobaan hidup ini...ubahlah q dan bentuklah q sesuai dengan rencana Mu...kuatkanlah q seperti karang di dasar laut yang selalu tegar walaupun selalu bersahabat dengan ombak dan badai...
 Seiring waktu yang berganti,semua berlalu,kian mengejar memburu harapan.semua terbang sambil membawa impian....sedangkan q di sini,masih sendiri,masih bertengker di tempat yang sama karena telah patahnya sayap-sayap indahku..Q adalah malaikat yg jatuh ke bumi dan nyasar di antara lebatnya hutan duka dan nestapa,,,ku ingin keluar dari sini,sedangkan setiap jalan yg ku lalui membawaku pada kebuntuan..!ku ingin terbang sedangkan sayapku tak dapat mampu lagi tuk ku kepakan.....Kini,,,,di penghujung hari ini,,,ku dengar lagi nyanyian tembang sorgawi memanggilku pulang.nyanyian yang indah dan syair yang syaduh,q hanya bisa mendengar dan mengenang dalam tangisan yg mengiris, dalam dingin,sunyi dan pekatnya malam...!Oh dewa yang agung,,berapa lama lg q harus begini????,bawalah q jauh dari tempat ini,ini bukan tempatku,dan ku tak mau lagi mengenal tempat ini...dengan air mata ku basuh lukaku,luka yang kian hari kian menganga...Pada siapakah q harus mengaduh????Dalam perjalanan pencarian cinta,adakah itu cinta abadi???cinta yg berakhir pda kesempurnaan???oh dewa-dewiku,di manakah kau berada??Adakah tangga ke surga itu???Inikah takdirku???dan mampukah q menjalani takdir seperti ini???atau,haruskah ku ubah takdir ini dan membuat takdirku sendiri???
"Kita di lahirkan ke dunia ini,bukan untuk mencintai orang yang sempurna tetapi untuk mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna

cinta tak bersyarat


""Tak seorangpun yg ingin di lahirkan dalam kekurangan,tpi klu saat ini kekurangan itu ada padaku pantaskah q di persalahkan atas kekurangan ini??hidup memang adalah sebuah perjuangan tp anehnya kita harus berjuang melawan diri kita sendiri...kadangkala,,cinta dan persahabatan selalu datang dalam wujud yg sama lalu salahkah q juga jika salah mengartikan kedua hubungan itu??mungkin benar q salah tp tdk pantaskah manusia seperti q sekali saja melakukan kesalahan???noktah merah yg terlanjur ku tumpahkan,kini mnjadi noda yg tak terhapus,,namun masih adakah sebuah kata maaf????Q memang bukan lilin yang rela membakar dirinya demi gelap q jg bukan embun yg mampu membasahi gersang karena embun hanya penyejuk di pagi hari...namun q adalah q,, orang yg hanya ingin mencintai dan di cintai dengan cinta yg tak bersyarat..."'

prasati cinta


""Kasih...
dalam diam q mncintaimu,setiap asa ku mau brsamamu,,tembok yg kini hadir antara kita,kini mnjadi ujian sebuah kesetiaan.....
pandanglah di kejauhan sana,di antara garis pembatas hari,kepakan-kepakan sayap camar putih,membawanya melambung terbang tinggi bersama asaku padamu......
kini,,,jarak telah memisahkan kita,,
namun,,,tangan ini selalu terbuka tuk menggapaimu.
ku mencintaimu dalam impian yg takan pernah terjaga...pandanglah q dalam tidurmu,hadirkanlah q dalam setiap mimpimu karena di sini,ada satu hati yg selalu merindukanmu dan yg takan pernah surut mencintaimu......
Kasih,,,walau kini q di sini dan kau di sana,walau perbedaan dan jarak telah memisahkan kita,namun,telah ku tulis kisah kita pada prasasti cinta dan biarlah kisah ini menjadi legenda kita berdua.....

TAKDIR


"Ktika esok di mulai tanpa diriku,,q tdk ada di sana mnyaksikannya....jka matahari terbit dan mendapatkan matamu penuh airmata utk ku,q sangat berharap kau takan menangis sprti hari ini sambil memikirkan banyak hal yg tk sempat kita katakan..!dan setiap kali kau berpikir ttg diriku,q thu kau akn mrindukanku jg..tp saat esok hari d mulai tnp driku,cobalah untuk mengerti klu kita tlah berjauhan....tpi,,tiap kali kau memikirkan diriku,,q akn berada di dlm hatimu yg senantiasa menantimu sampai matahari terbenam.........!!!

Rabu, 03 Maret 2010

cintaku terlarang

"Q tdk thu sjak kpan,,,dari mana&bagaimana Q mncintaimu dlam hal terlarang.....Q mncintaimu dgn sederhana,tnp kebimbangan,,tnpa kesombongan,,tnpa keangkuhan...Q mncintaimu sperti ini krn tk ada cara lain bagiku utk mncintaimu...!Q mncintaimu dlm kelemahan dan kekutanku walau harus ku akui klau kata TERLARANG dlm hubungan ini sangat menyiksaku....!Dan jika esok engkau terbang bersama burung2 di udara atau engkau terbit bersama mntari pagi,,,jng kau terkejut atas kepergianku.Q bkn lari sayang,,tp Q hnya sekedar mncari jalan agar Q tdk terlalu tersiksa menerima kenyataa ini.. dan ku ingin kau thu klu Q tdk pernah mnginginkan takdir ini,,,,,.tp Q mnusia biasa yg tk kuasa melawan takdir.....!!!!!

LOVE STORY




Jo
Aku adalah setetes embun pagi bagimu Cinta, sebelum dia datang di kehidupanmu. Kutemukan dirimu dengan hati yang terluka, karena orang-orang yang kau cintai tak pernah memberikan cinta tulus padamu. Dirimu korban keluarga broken home! Aku yang selalu sunyi dari cinta, merasa menemukan teman hidup yang senasib. Kita jalani hidup ini berdua dengan segala duka citanya.

Aku turut bahagia melihat wajahmu kembali berseri-seri, setelah sekian lama tak memantulkan cahaya keceriaan. Sepertinya, kau bahagia hidup bersamaku. Kedekatan kita terjalin mulus selama beberapa tahun.

Namun belakangan ini, kau mulai terlihat berbeda dimataku Cinta. Kau lebih pendiam dan sensitive dari biasanya. Dan yang lebih mengejutkanku, kau semakin sering memberikan nasehat padaku tentang perbuatan dosa dan hari akhirat. Aku tak lagi menemukan keceriaan di wajahmu.

Seharusnya, tak kubiarkan kau sendirian menggapai jalan-Nya. Seharusnya, bersama-sama kita berusaha meraihnya. Tapi, aku begitu arogan untuk ikut bersimpuh dan bersujud memohon ampunan-Nya. Apalagi saat cahaya cinta itu menghampirimu. Cahaya cinta yang selalu kau pinta dalam setiap doamu. Yang Kuasa mengabulkannya lewat dia. Dia yang kemudian mengisi hari-harimu. Aku bertambah marah. Itu berarti kau akan pergi dari hidupku.

Pancaran cintanya menerangi kegelapan hatimu. Membuatmu semakin yakin untuk keluar dari penjara dosa yang telah sekian lama mengungkungmu saat bersamaku. Cintanya yang murni, membimbingmu kembali pulang. Pulang kepada cinta karena-Nya. Sang pemilik cinta itu sendiri.

. Sementara aku, memilih untuk terus mengikuti rasa cintaku yang hina ini tanpa rasa takut. Tepatnya, aku berusaha menghilangkan rasa takut dosa itu. Berusaha sekuatnya menutup telinga dari suara batinku yang terus terngiang-ngiang. Bukankah cinta yang sedang kau jalani ini tidak benar dimata Tuhan? Namun aku tetap tak bergeming, kala mendengar teriakan hati nuraniku sendiri.

Suatu hari di malam minggu yang romantis. Aku mengintip dari celah-celah dinding kayu yang berlubang disamping pintu kamar kostku, yang terletak tak jauh dari ruang tamu kostmu. Sosok lelaki atletis dan berwajah tampan dengan bulu-bulu halus disekitar dagunya sedang tersenyum manis ke arahmu. Kedua pipimu yang putih memerah karena malu. Belum pernah aku melihatmu sebahagia ini sebelumnya. Wajahmu memancarkan sinar kegembiraan yang tiada tara. Tak lama kemudian, kamu pergi keluar bersamanya.

Menyaksikan itu semua, aku seperti terlempar ke sebuah negeri asing. Tercampak tanpa ada yang perduli dengan nasib diriku selanjutnya. Aku begitu membenci pria bertubuh tegap itu. Pria yang sangat smart dan santun, yang sebentar lagi akan memisahkan diriku denganmu.

Sejak pria itu mengisi hari-harimu, kau mulai terlihat berbeda dimataku. Seperti membuat jarak denganku. Aku merasa kau tak membutuhkan diriku lagi. Dulu kita selalu berdua. Kemanapun kita pergi, selalu berdua. Tapi sekarang? Hati dan pikiranmu mulai disibukkan oleh pria itu. Pria yang berhasil membuatmu tersanjung setiap saat, karena selalu membawakan coklat dan mawar merah yang merekah indah untukmu.

Ketika kau pulang dari kencan, aku memasang wajah tak senang. Meski aku tahu hatimu tengah begitu senang. Dan akupun tak tahan lagi.

“Karena itukah kau jatuh cinta padanya Cinta? Pasti dia begitu takut kehilanganmu. Tahukah kau kalau aku juga merasakan hal yang sama?”

“Apa maksudmu Jo?”

“Aku tak suka melihat hubungan kalian. Aku cemburu Cinta! Apalagi saat dia ingin secepatnya menjadi pendamping hidupmu. Itu artinya kau akan melupakan aku. Kuharap, kau putuskan hubunganmu dengannya!” Cinta sudah menduganya, dan hanya menjawab dengan diam.

“Jawab aku Cinta!” ucapku lagi. Cinta tetap bungkam.

Tak mampu menerima kenyataan, aku mencoba mengiris urat nadiku. Aku tahu, tindakan ini mampu membuatmu menjadi sangat panik, saat aku berulangkali mencoba mengiris urat nadiku di depan matamu. Dan kau akan kembali mengulangi kata-kata yang sama, saat aku melakukan hal yang sama

"Bukankah salah satu bukti cinta, membiarkan orang yang dicintainya bahagia Jo? Tapi mengapa kau begitu egois? Membiarkanku terus bersimbah air mata menjalani hubungan yang hina ini," Cinta sesenggukan. Tubuhku ia guncang dengan keras.

"Mengapa tetap kau lakukan tindakan konyol dan berbahaya ini Jo?!” tanya Cinta lagi dengan nada tinggi.

“Maafkan aku Cinta! Aku tak siap karena kau mulai membagi perhatianmu pada lelaki itu. Semakin lama kasih sayangmu hanya tertuju padanya. Seutuhnya kini hanya untuknya. Kau tak lagi menyisakan sedikit untukku. Aku ingin hidup bersamamu sampai tua, tanpa ada orang lain. Apakah salah?”

“Tentu saja Jo. Perasaanmu padaku itu salah! kamu kan sudah berkeluarga?”

“Oh Cinta. Aku merasa tidak ada yang salah dengan perasaanku. Cintaku tak pernah salah Cinta! Sebab tulus keluar dari hatiku yang paling dalam.”

“Aku tak ingin membahasnya lagi Jo. Lebih baik aku segera pindah dari kost ini!” Cinta pun segera masuk kekamarnya dan berkemas-kemas. Tak berapa lama, Cinta pun berlalu dari hadapanku. Tanpa memperdulikan diriku yang berteriak histeris. Aku melihat api kebencian di sudut matamu, saat memandangku sebelum berlalu. Mungkinkah kau akan kembali lagi? Seperti yang pernah kau lakukan dulu. Kembali setelah kemarahanmu mereda. Tapi aku tak yakin kali ini.

Cinta didalam bis kopaja
Mengapa Jo sekarang semakin mengekang hidupku? Kecemburuannya bagaikan tak terkendali. Bagaikan kuda liar yang lepas dari kandangnya, Cinta mendesah pilu. Tetes airmatanya terus mengalir membasahi kedua pipi putihnya..

Memang, dulu Jo adalah orang yang mampu memberikan cinta yang tak pernah aku dapatkan dikeluargaku. Terutama dari kedua orang tuaku. Adapun keempat orang kakakku tak lagi perduli padaku, dan memilih jalan hidup masing-masing semenjak kedua orang tuaku bercerai. Haruskah aku terus terbuai dalam kasih sayang Jo yang sering tidak pada tempatnya? Meski dulu aku menikmatinya.

Selama ini Jo begitu menyayangiku, hingga ingin menguasai hidupku. Bahkan bisa dibilang cintanya Jo begitu terlalu padaku. Tapi masalahnya, Jo sudah memiliki istri dikota kelahirannya. Dan aku tak ingin lagi melanjutkan hubungan perselingkuhan ini.

Tak hanya sekali aku mengingatkan Jo akan perbuatan tak pantas kami. Baik dimata manusia, apalagi dimata Tuhan. Aku tak ingin terlambat untuk bertobat. Sebelum ajal datang menjemput. Tapi mata hati Jo seolah-olah menolak kebenaran yang datang padanya.

Mungkin, inilah saatnya aku pergi dari hidup Jo untuk selama-lamanya. Agar kami bisa selamat dunia dan akhirat. Aku tak boleh lagi menoleh kebelakang dengan alasan apapun. Dan bersiap-siap menatap masa depan yang diridhoi oleh Tuhan. Sebagai bukti betapa diriku kasihan pada Jo, bila kami tetap bersama. Yah, inilah keputusan terbaik untuk diriku dan Jo.

Jo
Pagi ini aku bangun dari tidur dengan perasaan lesu. Aku bangkit dari peraduan. Sinar matahari langsung menerangi kamarku begitu jendela kubuka. Tapi sinar itu tak mampu menerangi gelapnya kehidupanku. Aku merasa hidupku bagaikan nyala lilin yang sebentar lagi akan padam. Habis begitu saja dimakan usia. Akan sia-siakah hidupku? Rasanya, hidup yang kini aku jalani tak ada tujuan. Aku tersesat di rimba kehidupan ini, tanpa pedoman arah yang pasti.

Enam bulan sudah Cinta pergi dan tak kembali. Aku tertatih-tatih menjalani hidupku seorang diri dalam kesunyian. Kutatap isi kamarku dengan perasaan hampa, sembari duduk merenung di depan jendela, teringat Cinta selalu duduk disini sambil membaca buku berlama-lama, saat main kekamarku. Kau memang kutu buku Cinta. Kau baru terusik bila aku memanggilmu "Hai Orang Amerika!" Sebab bila sedang asyik membaca, kau bagaikan orang asing. Lupa pada semuanya, termasuk diriku, desahku pilu.

Aku hanya bisa merintih didalam hati. Membayangkan tak akan ada lagi kehangatan dikost ini. Tak akan kulihat lagi tawa Cinta, saat aku mencoba menghiburnya dengan segudang cerita humorku. Aku menyalahkan takdir! Mengapa aku bisa mencintai orang yang salah? Yang kini tanpa merasa bersalah pergi meninggalkan kenangan manis itu. Kenangan dimana saling memperhatikan satu sama lain. Akh, Cinta… Mungkin kenangan itu tak ingin kau ingat kembali. Kenangan manis bersamaku, yang tak pernah kau inginkan hadir dalam hidupmu.

Aku mengeluarkan buku harian dari dalam tas ranselku. Buku bersampul biru yang selalu setia menemani hari-hariku selama tak ada Cinta.

Cinta… Kapan kita bersama lagi. Membahas fenomena yang selalu ada di sekitar kita. Tapi aku paling suka bila kau sedang membahas fenomena diriku. Walau nasehat dan masukanmu tak selalu kuturuti. Namun kau terus melakukannya tanpa rasa bosan. Itulah yang kukagumi darimu. Maafkanlah pria yang fenomenal ini. Sampai kapanpun, aku tetap membutuhkanmu.

Tidakkah kau tahu? Dikala kesusahan mendera, kuingin kau ada dan menghiburku. Dikala kesenangan hadir, kuingin kau juga ada dan ikut merasakannya. Kuingin selalu berbagi denganmu. Kuharapkan selalu hadirmu Cinta. Tidak seperti bayangan. Yang hadir hanya pada saat terang benderang. Masih maukah kau menyertaiku? Tidak hanya dalam terang. Tapi juga dalam kegelapan hari-hariku. Kusangat butuhkan dirimu. Untuk berbagi kebahagiaan, kesenangan, pengalaman, dan berbagi dalam duka deritanya hidup. Hingga menangis dan tertawa bersama.

Hampir seharian kutumpahkan isi hatiku dibuku bersampul biru milikku. Sebiru rindu dendamku pada Cinta. Lagu cinta terlarang the Virgin terus mengalun dari mp3 ku. Tapi tak jua mampu menghapus rasa kangenku pada Cinta. Pada suara halusnya, perhatian tulusnya, juga kemarahan-kemarahan Cinta yang penuh kasih sayang padaku.

Hari mulai terang-terang laras saat aku menginjakkan kaki di depan gedung tua kantor pos Yogya. Mengenakan celana jins dan kemeja biru dengan lengan yang digulung sampai kesiku—tak lupa topi hitam menutupi rambut cepakku. Aku berjalan kaki sendiri menyusuri jalan Malioboro. Hatiku Rasanya begitu hampa. Tembang para pengamen di sudut-sudut jalanan bergema. Orang-orang duduk bersila menikmati indahnya kota yang berhati nyaman ini. Tapi tak senyaman hatiku kini. Kuputuskan untuk singgah di lesehan burung dara bakar kesukaan kami.

Aku tak bisa menghapus kenangan saat duduk dipojokan sambil bercerita apa saja sambil menunggu burung dara bakar tersaji. Setelah perut terisi, biasanya kami masuk ke Mall untuk sekedar mencuci mata. Tapi belakangan Cinta lebih sering mengajakku ke toko yang menjual buku dan kaset agama. Meski membosankan, aku tetap setia menemani Cinta membuka-buka dan membaca buku di toko itu. Sampai akhirnya membawa buku itu kekasir dan membayarnya sebelum memutuskan untuk pulang.

Kalau disuruh memilih, aku lebih betah melihat pameran di Gedung Kesenian Yogya. Memandangi dengan takjub lukisan dari berbagai aliran. Juga menikmati indahnya hasil karya pegiat seni yang tak pernah berhenti berkreasi.

Entah sudah berapa kali aku menyusuri tempat yang biasa aku dan Cinta kunjungi. Ke toko buku Gramedia, ke pantai Parangtritis, ke candi Prambanan. Bahkan sampai ke candi Boko. Tempat kami biasa melewati senja sambil memandang kota Yogya dari ketinggian. Senja yang benar-benar indah yang pernah kulihat bersama Cinta. Tapi nihil! Bahkan bayangan Cinta pun tak kutemui.

Aku terus mencari sampai putus asa. Bagaikan mencari jarum ditumpukan jerami. Akhirnya aku memutuskan untuk pulang karena kakiku telah penat berjalan seharian. Segera ku stop bis kopaja yang berhenti tepat didepan hidungku.

Cinta…Aku percaya dia bisa membahagiakanmu. Biarkanlah aku berteman sepi dan derita. Aku hanya bisa berharap suatu saat nanti, aku bisa kembali mencintai istriku, Meski dulu kami menikah tanpa cinta, karena perjodohan yang dipaksa. Doakan aku Cinta. Aku ingin mengubah hidupku. Aku akan berusaha walau tak mudah menerima kepergianmu. Doaku di dalam hati. Berusaha menghibur perihnya hati.

Tanpa terasa, bis kopaja sudah hampir sampai di tujuan. Setelah membelok ke pojok beteng kulon, “Kiri bang!” aku segera melompat turun. Sebelum kedua kakiku mendarat tepat diatas tanah, bis segera melaju dengan kecepatan tinggi.

“Hati-hati Mas!” Samar-samar kudengar teriakan kenek bis kopaja, sebelum diriku terpental jatuh membentur aspal. Darah segar mengucur deras. Akupun merasakan semuanya gelap. Bersamaan dengan itu, “Jooo!!!” Seseorang berteriak panik dari seberang jalan.

“Benturan keras dikepalanya mengakibatkan pasien mengalami pendarahan di otak. Tapi saya yakin mukjizat itu masih ada. Kita doakan saja dia segera sadar dari komanya. Anda saudara kandung korban?” tanya seorang lelaki muda berpakaian putih-putih.

“Saya teman dekat korban dok,” jawab Cinta cemas. Semoga bukanlah hari yang terlambat bagi Jovan untuk menyadari satu hal, bahwa saling mencintai diantara mereka adalah sebuah perasaan yang keliru, karena sesungguhnya mereka telah tersesat dalam cinta yang bukan dijalan Tuhan.

Cinta pun tak dapat menahan jatuhnya bulir air mata di kedua pipinya, ketika memandang banyaknya peralatan medis terpasang ditubuh Jovan. Diluar langit mendung. Semendung hati Cinta yang kini terus menangisi orang yang pernah ia cintai dan mencintainya.



IRDY BOYZ 2010
tanpa kau panggilpun aku akan datang...
tapi jangan berharap, aku datang terbang menemuimu dengan kedua sayapku
aku bukan malaikatmu lagi
dan jangan berharap, aku datang dengan kereta kencanaku
aku bukan pangeranmu lagi
pasti aku akan datang ...
dengan luka dan tetesan darah
dengan kecewa dan sakit hati
dan kamu tahu apa yang aku inginkan...
kita sama-sama tergores
kita sama-sama terluka
kita sama-sama berdarah

·



love never die





sampai kapanpun cinta ini gk pernah mati untuk mu ia akan selalu tumbuh di antara kerasnya bebatuan...ia akan terus berbungah di antara sengatan panas mentari......
ia akan terus tumbuh dan tumbuh sampai keabadian cinta memberi bukti bahwa mencintaimu bukanlah sebuah dosa....

cinta terlarang


seandainya cinta itu tak pernah salah,,,mungkin kecewa ku ini takan pernah ada....tp kenapa aku harus mencintaimu dalam rasa yg terlarang....sungguh,,cinta ini benar-benar menghancurkanku...namun aku benar-benar tak tahu arah tuk memutar kembali rasa ini karena rasa ini sudah terlalu jauh dan dalam untukmu
jika cinta hadir ke dunia ini hanya untuk mengecewakan,,,,lebih baik cinta itu gk pernah ada...