Kau dan aku sedarah,namun mengapa ku miliki simpati yg besar untukmu
dan rasa yg bermakna dalam untukmu??
sedangkan ku tahu dalam darahmu dan darahku masih mengalir dari satu titik yg sama...
Ku mencintaimu secara diam-diam
ku mengintipmu,membelaimu dan memujamu di balik celah terkecil di sudut hatiku
Ku mencintaimu di bawah vonis terlarang
di bawah materai dosa
namun sungguh persaanku tak mampu lagi tuk ku bohongi
Ku membelenggu rasaku,ku tutupi mata hatiku tentang cinta ini
namun tak ku sadari kalau cinta itu dapat menembus ruang dan waktu
Kumati-matian menahan diri agar tidak terjatuh dalam mimipi yg keliru namun,,,
mata tak dapat mengkhianati hati akhirnya ku tertidur juga dalam impian dan anganku yg entah kapan aku terbangun
.........Sehingga,ketika kamu tertidur,matakulah yg tertutup
Ketika kamu menagis,air matakulah yg mengalir..........
dan rasa yg bermakna dalam untukmu??
sedangkan ku tahu dalam darahmu dan darahku masih mengalir dari satu titik yg sama...
Ku mencintaimu secara diam-diam
ku mengintipmu,membelaimu dan memujamu di balik celah terkecil di sudut hatiku
Ku mencintaimu di bawah vonis terlarang
di bawah materai dosa
namun sungguh persaanku tak mampu lagi tuk ku bohongi
Ku membelenggu rasaku,ku tutupi mata hatiku tentang cinta ini
namun tak ku sadari kalau cinta itu dapat menembus ruang dan waktu
Kumati-matian menahan diri agar tidak terjatuh dalam mimipi yg keliru namun,,,
mata tak dapat mengkhianati hati akhirnya ku tertidur juga dalam impian dan anganku yg entah kapan aku terbangun
.........Sehingga,ketika kamu tertidur,matakulah yg tertutup
Ketika kamu menagis,air matakulah yg mengalir..........

